Cara Melawan Virus Autorun

Lama jg vakum dari dunia bloger karna berbagai alasan dan masalah manusia.

Nich aq kasi’ beberapa info tentang komputer

Mencegah lebih baik dari pada mengobati. Bukan saja di bidang kesehatan istilah ini dikenal, tapi dalam berkomputer pun istilah ini masih berlaku, ya khan kawan kawan.

Sesuai dengan judulnya maka mari kita bahas permasalahan ini.

Kebanyakan virus jaman sekarang adalah membuat sebuah file autorun supaya begitu flashdisk dicolokkan di computer lain bisa langsung menyebarkan virusnya. Kalau gak salah, dalam dunia kesehatan virus itu belum ada obatnya, kita hanya disarankan untuk memperkuat antibody supaya tahan terhadap virus, supaya tubuh dengan cara alami bisa membentuk suatu zat imun, caranya bisa dengan mengkonsumsi makanan sehat dan bergizi juga multivitamin, eh?….bener gak ya pak dokter? :p
Loh??? kok malah ngelantur kesini?…kita lanjut aja deh tentang computernya yah? soalnya tentang kesehatan sudah ada yang ahlinya buat jelasin🙂

Jadi patofisiologi nya gini….eh maksudnya, jalan kejadian virus masuk ke flashdisk itu kayak gini, pada saat kamu mau mengkopi sebuah file dari computer teman, kamu colokin FD ke port USb nya maka secara otomatis kalau computer teman kamu sudah ada virusnya dia akan dengan cepat membuat sebuah file autorun, gunanya autorun ini seperti namanya itu, auto = automatis, run = berlari…hihihihi….norak amat terjemahannya😀
Jadi, kalau kamu pulang dan colokin FD kamu ke computer, maka file autorun ini lah yang bekerja, dan akhirnya terjangkitlah computer kamu dengan wabah yang bikin jengkel ini.

Aku cuma mau bantu ngasih info dikit supaya flashdisk kamu yang akan dicolokin ke computer bervirus walaupun terjangkit oleh virus tapi gak akan autorun nyebar ke computer kamu.

Cobain tips ini ya? terserah mau pilih yang mana.
Matikan autoplay Windows
Cara 1
Cara mematikan autorun untuk sementara adalah tahan tombol “Shift” ketika memasukkan flash disk. Jadi autorun akan tidak bekerja untuk sementara waktu dan akan hidup lagi ketika kamu melepas tombol Shift

Cara 2

1. Klik tombol Start >> Run kemudian ketik “regedit” (tanpa petik).
2. Masuk ke HKEY_CURRENT _USER\Software\Microsoft\Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer.
3. Pada kolom sebelah kanan, klik kanan “NoDriveTypeAutoRun”. Lalu klik “Modify“.
4. Ganti isi kolom value data menjadi “ff” (tanpa petik) untuk menonaktifkan autorun pada drive. Kemudian Klik Ok.
5. Kemudian, masuk ke HKEY_USERS\.DEFAULT\Software\Microsoft\ Windows\CurrentVersion\Policies\Explorer. Lalu lakukan cara yang sama seperti sebelumnya.
6. Tutup registry editor window, lalu restart komputer.

Cara 3

1. Buka registry editor window (sama dengan cara di atas)
2. Masuk ke HKEY_LOCAL_MACHINE_\SYSTEM\CurrentControlSet\Services\CDRom.
3. Lihat di kolom sebelah kanannya, klik dua kali pada “AutoRun” maka akan muncul jendela “Edit DWORD Value”.
4. Pada jendela “Edit DWORD Value”, ganti value data menjadi “0” untuk menonaktifkan/mematikan autorun.
5. Restart komputer.

Cara 4

1. Buatlah sebuah folder di dalam Flash disk dan rename namanya jadi “autorun.inf”
2. Lalu didalam folder autorun.inf itu kamu buat lagi sebuah folder dan sebuah file, rename nama keduanya menggunakan huruf CJK (chinese, japan, korea), hihihi…ada gak tuh di computermu? :p coba buka di menu Start >> All Program >> accesories >> system tools, lalu pilih font arial unicode. hayooo…ada gak? gak ada ya? ya udah deh, pakai ini aja ya? tinggal copas aja buat merename folder dan file tadi ?????. Tar kalau sudah di rename dan hurufnya berganti jadi kotak-kotak biarin aja, gak apa-apa.
3. Selanjutnya kita rubah attributnya menjadi hidden, read only dan system (+h +r +s) kepada folder autorun.inf yg kamu buat tadi. Klik start >> run >> Ketik cmd dan Enter/OK, pindah ke drive letter flashdisk kamu dengan mengetikkan huruf drive flashdisk kamu di tampilan command prompt tadi, Cth. kalau Flashdisk kamu ada di drive “N” ketikkan saja “N:” (tanpa tanda petik).
4. Nah kalau sudah, tinggal ketik aja sesuai dengan gambar dibawah ya?🙂

Cara ke-4 ini gunanya mencegah virus untuk membuat file autorun.inf-nya. Alasannya jadi gini:

1. Windows tidak mengijinkan pembuatan nama file+extensi yg sama dgn folder.
2. Didalam folder autorun.inf terdapat lagi folder dan file sehingga akan mempersulit virus.
3. Penggunaan huruf CJK dapat mempersulit virus menghapus file atau folder karena virus yg ditulis dgn vbscricpt tidak mendukung character CJK

Yang perlu di ingat! cara ini hanya membatasi autorun virus berada di dalam flashdisk, tapi “benih-benih” virus lain biasanya tetap ada di dalam Flashdisk kita hanya saja tidak bekerja secara otomatis. so? berhati-hati dalam membuka sebuah folder/file ya? jangan terpancing dengan kata-kata yang “menggoda” :p

Jadi??? Pilih mana?….mau sehat dengan pencegahan atau sakit lalu minum obat biar sembuh? :p Semoga bermanfaat ya?ha ha semoga bermanfaat smua.:)

Ryu L’cuwa

Categories: info, Trik Windows, Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: